Perkuat Peran Humas, DPD Bulukumba Ikut Workshop Kehumasan dan Media se-Sulsel

Bulukumba – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Bulukumba mengikuti Workshop Kehumasan, Media, dan Brand Wahdah Islamiyah Tingkat Nasional se-Sulawesi yang digelar oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah di Makassar, Sabtu–Minggu (31 Januari–1 Februari 2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba, Ustaz Jusman, bersama pengurus Biro Medikom (Media, Informasi, dan Komunikasi). Kehadiran mereka menunjukkan komitmen DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba dalam memperkuat peran media sebagai sarana dakwah yang profesional, terarah, dan berbasis ilmu di era digital.

Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, H. Syaibani Mujiono, menekankan pentingnya peran kehumasan dan media di era digital. Ia menyampaikan bahwa media menjadi pintu utama bagi masyarakat untuk mengenal organisasi dan memahami nilai-nilai dakwah Islam.

Workshop ini mengangkat tema “Humas sebagai Instrumen Dakwah dan Penjaga Marwah Organisasi” dan dilaksanakan secara offline di Gedung Training Center UIN Alauddin Makassar selama dua hari.

Ketua DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba, Ustaz Jusman, menyatakan bahwa workshop tersebut sangat bermanfaat. “Seluruh sesi memberikan penguatan tentang tugas berat kehumasan sebagai bagian strategis organisasi yang bekerja berdasarkan kebijakan MPH dan Mukernas,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kehumasan bukan hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga menjaga marwah organisasi dengan sikap sami‘na wa atha‘na terhadap arah dan kebijakan pimpinan.

Ustaz Jusman menambahkan, “Dakwah di era digital menuntut kesiapan ilmu, struktur yang kuat, serta pengelolaan media yang profesional dan bertanggung jawab.” Ia berharap hasil workshop dapat menjadi pijakan awal dalam memperkuat pengelolaan media dakwah DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba di era digital 2026.

Sementara itu, pengurus Medikom DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba, Ustaz Erik Setiawan, menilai kegiatan ini penting untuk memperjelas posisi strategis humas dalam struktur organisasi. “Ke depan, media dakwah harus dikelola secara terencana, profesional, dan selaras dengan arah kebijakan organisasi,” ujarnya.

DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba berharap hasil workshop dapat diimplementasikan secara nyata di tingkat daerah, sehingga kehadiran dakwah di ruang digital semakin profesional dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.


*Medikom Wahdah Bulukumba