Makassar, sinjai.wahdah.or.id — Kesadaran akan pentingnya media sebagai medan strategis dakwah mendorong DPD Wahdah Islamiyah Sinjai mengutus dua perwakilannya untuk mengikuti Workshop Kehumasan, Media, dan Brand Wahdah Islamiyah yang digelar oleh DPP Wahdah Islamiyah.
Dua utusan tersebut yakni Syahrul Sapnur, Ketua Medikom dan Humas DPD Wahdah Islamiyah Sinjai, serta Ikhlasul Amal sebagai anggota.
Workshop ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal DPP Wahdah Islamiyah, H. Syaibani Mujiono, S.Sy., M.Si., Ph.D, yang menegaskan bahwa media di era digital bukan lagi pelengkap dakwah, melainkan pintu utama masyarakat mengenal organisasi dan nilai-nilai Islam.
“Di era digital, banyak pintu bagi orang untuk mengenal organisasi kita. Pintunya adalah lewat media,” tegas Ustaz Syaibani dalam sambutannya.
Ia mengingatkan bahwa derasnya arus informasi menuntut kesiapan kehumasan dan media agar dakwah tidak tertinggal dan tergerus oleh narasi lain yang tidak sejalan dengan nilai Islam.
Menurutnya, ketidakhadiran di ruang media berisiko membuat pesan dakwah tenggelam di tengah kebisingan informasi.
“Kehumasan dan media ini menjadi perhatian kita di era digital saat ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Sekjen mengaitkan urgensi media dengan nilai al-qalam dan al-bayan dalam Al-Qur’an, sekaligus menyoroti tantangan zaman ketika informasi semakin bebas, sementara otoritas keilmuan sering kali terpinggirkan. Karena itu, kader Wahdah Islamiyah didorong untuk hadir secara aktif, cerdas, dan bertanggung jawab di ruang media.
Keikutsertaan Syahrul Sapnur dan Ikhlasul Amal dalam workshop ini menjadi bagian dari ikhtiar DPD Wahdah Islamiyah Sinjai untuk memperkuat peran media dakwah di tingkat daerah, agar pesan Islam tersampaikan secara profesional, terarah, dan relevan dengan perkembangan zaman.
By MEDIKOM Wahdah Sinjai

Radio Wahdah